Liputanbanten.com//Lebak, – Puluhan mahasiswa, dan ratusan warga Desa Cikaret, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, menggelar aksi turun ke jalan menuntut perbaikan ruas jalan antara Cikaret–Pasarkupa. Aksi berlangsung pada Minggu (07/12/2025) di jalan poros kabupaten yang menghubungkan antara Kecamatan Cihara dan Cigemblong—akses utama sekaligus satu-satunya jalur bagi warga menuju pusat aktivitas.
Kerusakan parah pada ruas jalan sepanjang lebih dari satu dekade itu membuat warga geram, terlebih karena menjadi jalur vital bagi pelajar, petani, serta masyarakat yang beraktivitas setiap hari. Poros jalan ini dibangun tahun 2008 dan hingga sekarang belum ada perbaikan.
“Setiap hujan jalan ini tergenang dan sangat licin. Banyak di antara kami kesulitan sampai sekolah tepat waktu. Bahkan ada yang terjatuh dan terluka,” ujar Pebi, perwakilan pelajar dalam orasinya.
Aksi ini tidak hanya diikuti oleh pelajar dan mahasiswa, tetapi juga emak-emak yang membawa berbagai spanduk bertuliskan tuntutan, seperti “Pemerintah Ruhay Jalan Rusak” dan “Penuh Luka, Rakyat Tak Bahagia, #LebakRungkad.” Warga yang menggelar aksi menyerahkan surat tuntutan kepada perwakilan DPRD Lebak yang hadir dari Fraksi PKB.
Anggota DPRD Lebak dari Fraksi PKB, Rasid, M.Pd, mengakui bahwa jalan poros sepanjang 15 kilometer tersebut memang sudah sangat lama tidak mendapat perhatian.
“Hari ini saya bisa bertemu dengan mahasiswa, pelajar, dan ibu-ibu warag Desa Cikaret dan menyampaikan aspirasinya. Jalan ini sudah lama tidak dibangun, terakhir pada 2008. Saya akan menyampaikan aspirasi ini kepada Pemerintah Kabupaten Lebak agar poros jalan ini segera dibangun,”kata Rasid.
Tokoh agama Desa Cikaret, Ustad Mubarok, menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap penderitaan warga.
“Pemerintah harus mendengar keluh kesah warga. Saat pencalonan, kalian datang dengan janji manis. Jika suara kami tidak digubris, kami akan turun aksi dengan jumlah masa lebih banyaj ke PemdaLebak. Jangan bersikap dzolim, terhadap rakyat,” tegasnya.
Ketua Forum Keluarga Mahasiswa Cigemblong, Ayu, menyampaikan tiga tuntutan utama peserta aksi: Mendesak DPRD Lebak mengusulkan dan memperjuangkan perbaikan jalan poros Desa Cikaret. Menekan Bupati Lebak memprioritaskan pembangunan jalan kabupaten di Desa Cikaret. Menuntut percepatan betonisasi ruas jalan Sukahujan–Cigemblong sepanjang 15 KM yang rusak parah.
Aksi berlangsung damai dengan pengamanan dari aparat Polsek Cigemblong. Sejumlah anggota DPRD Lebak dari Dapil 5 yang diundang, hanya Fraksi PKB yang mengirimkan perwakilan. Sementara aparat dari Kecamatan Cigemblong, tidak satu pun hadir. (Rdw)

