Pandeglang Senin, 24 November 2025, pukul 10.00 WIB bertempat di Kantor Desa Rancaseneng, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, telah dilaksanakan kegiatan Penyaluran Program Bantuan Pangan dari Kementerian Sosial RI untuk alokasi bulan Oktober dan November Tahun 2025 kepada warga Desa Rancaseneng. Penyaluran bantuan tersebut mendapatkan pengamanan dan pendampingan langsung oleh Babinsa Koramil 0116/Cikeusik sebagai bentuk dukungan TNI dalam memastikan kelancaran dan ketertiban proses distribusi bantuan pemerintah kepada masyarakat.
Sebanyak 189 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan sosial pangan pada tahap kedua tahun 2025 ini. Setiap KPM mendapatkan paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng merek Minyak Kita. Penyaluran berjalan melalui mekanisme tertib antrean serta pengecekan data penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran kegiatan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hadir. Selain itu, Babinsa juga turut berkoordinasi dengan aparat desa serta pihak terkait lainnya guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.
Adapun pejabat dan unsur yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
1. Ade Suhendi, SKM., S.Kep., Ners., M.H. – Kepala Desa Rancaseneng
2. Aipda Ade Shufana – Bhabinkamtibmas Desa Rancaseneng
3. Serda Wasim – Babinsa Desa Rancaseneng
4. Supriyatna – Kasi Kesra Desa Rancaseneng
5. Idam – Pendamping PKH Desa Rancaseneng
6. Staf Desa Rancaseneng
7. Ketua RT dan RW Desa Rancaseneng
8. Adi Achwadi – Kadus 1 Desa Rancaseneng
9. Dede Denawan – Kadus 2 Desa Rancaseneng
10. Carman Hermansyah – Kadus 3 Desa Rancaseneng
11. Lina Hendriyana – Kasi Pelayanan Desa Rancaseneng
12. Carim – Polisi Desa Rancaseneng
13. Seluruh warga penerima manfaat (KPM)
Penyaluran bantuan pangan oleh Kemensos ini merupakan upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat serta meringankan beban kebutuhan pokok keluarga kurang mampu di wilayah Kecamatan Cikeusik.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, tanpa kendala berarti. Kehadiran aparat TNI dan Polri serta perangkat desa turut memastikan bahwa bantuan pemerintah dapat diterima masyarakat dengan baik dan tepat sasaran.

