PERISTIWA,TNI

Saat Sumur Mengering, TNI Bergerak Cepat: Mobil Damkar Kodim 0602/Serang Distribusikan Air Bersih ke Desa Cakung

Serang, Banten – Tidak ada asap maupun kobaran api. Namun, sebuah mobil pemadam kebakaran berwarna merah milik Kodim 0602/Serang memasuki permukiman warga Desa Cakung, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Senin (20/7/2026).

Kedatangan kendaraan tersebut langsung menarik perhatian warga. Para ibu bergegas keluar dari rumah dengan membawa ember, jeriken, serta galon air minum kosong. Sebagian lainnya berkumpul di sekitar tong-tong penampungan yang telah disiapkan.

Mobil pemadam kebakaran itu ternyata tidak datang untuk memadamkan api. Kali ini, tangkinya membawa bantuan yang telah dinantikan warga selama sekitar dua pekan: air bersih.

Sebanyak 10.000 liter air bersih disalurkan kepada 134 kepala keluarga di Kampung Cakung Serewu dan Kampung Kuwaron, Desa Cakung. Karena kapasitas tangki mobil pemadam kebakaran milik Kodim 0602/Serang hanya 5.000 liter, kendaraan tersebut harus melaksanakan dua kali penyaluran untuk menjangkau warga di kedua kampung.

Kesulitan air mulai dirasakan masyarakat sejak musim kemarau menyebabkan sejumlah sumur warga mengering. Masyarakat yang tidak memiliki sumur pompa terpaksa menggunakan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, air sungai dan sejumlah sumber air yang masih tersedia kini mulai keruh. Kondisi serupa juga terjadi pada sumber air di masjid yang biasa digunakan warga untuk berwudu dan memenuhi kebutuhan kebersihan.

Dampak kekeringan paling dirasakan oleh kaum ibu dan anak-anak, terutama keluarga kurang mampu. Para ibu kesulitan mendapatkan air bersih untuk memasak, minum, mencuci, dan memenuhi kebutuhan dasar keluarganya.

Karena itu, ketika mobil pemadam kebakaran milik Kodim 0602/Serang tiba, warga menyambutnya dengan penuh antusias. Para ibu mengantre dan bergegas mengisi galon, jeriken, ember, serta berbagai wadah yang dibawa dari rumah. Air juga dialirkan ke tong-tong penampungan agar dapat digunakan bersama oleh masyarakat.

Salah seorang warga Kampung Cakung Serewu, Ibu Aminah, mengaku senang dan bahagia atas kedatangan bantuan air bersih tersebut. Menurutnya, bantuan itu sangat berarti bagi warga yang selama hampir dua minggu kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga.

“Kami senang dan bahagia sekali karena sudah hampir dua minggu kesulitan mendapatkan air bersih. Air sumur sudah mengering, sedangkan air yang masih ada kondisinya keruh. Bantuan ini sangat membantu kami untuk memasak dan minum,” ungkap Ibu Aminah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dandim 0602/Serang beserta jajaran yang telah bergerak cepat membantu masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Dandim, Danramil, dan Babinsa yang sudah peduli dan mengirimkan air bersih kepada kami. Semoga bantuan seperti ini dapat terus dilakukan sampai tersedia sarana air bersih yang tetap,” ujarnya.

Komandan Kodim 0602/Serang Kolonel Arm Oke Kistiyanto mengatakan, pengerahan mobil pemadam kebakaran tersebut merupakan respons cepat setelah menerima laporan Babinsa mengenai kesulitan air bersih yang dialami masyarakat.

Dandim turun langsung meninjau pendistribusian air didampingi Danramil 0602-17/Carenang Kapten Inf Haryanto, Babinsa, Camat Binuang, serta unsur terkait lainnya.

“Babinsa melaporkan bahwa masyarakat di Kampung Cakung Serewu dan Kampung Kuwaron sudah sekitar dua minggu mengalami kesulitan air bersih. Sumur warga mulai mengering, sementara air yang masih tersedia kondisinya keruh,” ujar Dandim.

Menurut Kolonel Arm Oke Kistiyanto, air merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga kesulitan tersebut harus direspons secepat mungkin.

“Kodim memiliki mobil pemadam kebakaran yang pada kondisi normal digunakan untuk menangani kebakaran. Namun, ketika masyarakat mengalami kekeringan, aset tersebut dapat segera digerakkan untuk mendistribusikan air bersih,” jelasnya.

Dandim menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat sesuai nilai-nilai Sapta Marga.

“TNI harus hadir dan bergerak cepat ketika masyarakat mengalami kesulitan. Apa yang kami lakukan hari ini merupakan respons awal untuk mengurangi penderitaan warga sambil menunggu bantuan dan solusi permanen dari pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia berharap pendistribusian air tersebut dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat untuk sementara waktu. Namun, bantuan melalui kendaraan tangki bukan merupakan penyelesaian jangka panjang.

“Distribusi air ini bersifat tanggap darurat. Solusi permanennya adalah tersedianya fasilitas umum dan sarana air bersih yang dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan, khususnya di Kampung Cakung Serewu dan Kampung Kuwaron,” kata Dandim.

Kolonel Arm Oke Kistiyanto juga berharap aksi tersebut dapat menggugah pemerintah daerah, dunia usaha, dan pihak lainnya untuk ikut membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kami berharap langkah ini dapat menggugah kepedulian pihak lain. Pemerintah daerah diharapkan dapat menindaklanjuti dengan pembangunan sarana air bersih agar masyarakat tidak kembali mengalami kesulitan yang sama setiap musim kemarau,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Binuang Mamak Abror menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0602/Serang atas respons cepat dalam membantu warga Desa Cakung.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim, Danramil, dan Babinsa yang telah turun langsung ke lapangan. Bantuan air bersih ini memang sangat dinantikan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Mamak Abror, penanganan selanjutnya telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Serang. Pendistribusian air bersih berikutnya akan dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Serang.

“Pemerintah Kabupaten Serang akan menindaklanjuti persoalan kekurangan air bersih ini. Distribusi berikutnya akan dilaksanakan melalui BPBD Kabupaten Serang sambil menyiapkan langkah penanganan lebih lanjut,” terangnya.

Selain pendistribusian air bersih, Puskesmas Kecamatan Binuang turut memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan kesehatan akibat keterbatasan air selama musim kemarau.

Di Desa Cakung hari itu, mobil pemadam kebakaran milik Kodim 0602/Serang menjalankan misi yang berbeda. Tidak ada api yang harus dipadamkan, tetapi ada kesulitan rakyat yang harus segera diatasi.

Dua kali kendaraan itu bergerak membawa 10.000 liter air kepada 134 keluarga. Bantuan tersebut memang belum menyelesaikan persoalan kekeringan secara permanen, tetapi mampu mengurangi beban warga sambil menunggu penanganan lanjutan dan pembangunan sarana air bersih oleh pemerintah daerah.

(Rdw)

Liputanbanten.com

Media online yang memberikan informasi yang akurat terpercaya dan edukasi yang bermanfaat untuk masyarakat Banten dan sekitarnya

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *