SOSIAL,TNI

Silaturahmi dan Pelantikan Pengurus Ranting MWC NU Cikeusik: Babinsa Koramil 0116/Cikeusik Hadiri Kegiatan Penguatan Ukhuwah Islamiyah

Pandeglang, Sabtu, 01 November 2025 – pukul 08.00 s.d 11.45 WIB, bertempat di Majlis Ta’lim Darul Fallah, Kampung Malang Sari, Desa Cikiruh Wetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, telah dilaksanakan kegiatan Silaturahmi, Pengajian, dan Pelantikan Pengurus Ranting MWC NU Cikeusik serta Badan Otonom (Banom) masa khidmat tahun 2025–2030.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sertu Eri Piatna, Babinsa Koramil 0116/Cikeusik, sebagai bentuk dukungan dan sinergitas TNI dengan tokoh agama serta masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan di wilayah binaannya.

Acara yang mengusung tema “Memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan Meneguhkan Peran NU dalam Membangun Umat” ini dihadiri oleh sekitar ±70 orang peserta dari berbagai unsur pengurus dan jamaah Nahdlatul Ulama (NU) se-Kecamatan Cikeusik.

Penanggung jawab kegiatan adalah Abdul Hapid Yusup, S.Pd.I, selaku Ketua PCNU Kecamatan Cikeusik.

Hadir dalam kegiatan antara lain:

  1. Dr. Ir. Enci Jarkasih, M.T., M.Pd – Ketua PCNU Kabupaten Pandeglang
  2. Wahyu Awaludin – Camat Cikeusik
  3. Jojon – Kepala Desa Cikiruh Wetan
  4. Kiai Sardi – Ketua Formatur Pengurus Ranting NU
  5. Para Ketua Ranting PCNU se-Kecamatan Cikeusik
  6. Para Kiai NU dan tokoh agama setempat
  7. Para jamaah Majlis Ta’lim Darul Fallah

Susunan Acara:

  1. Pembukaan
  2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
  3. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
  4. Pelantikan Pengurus Ranting dan Banom
  5. Penyampaian pesan dan sambutan
  6. Penutup dan doa bersama

Catatan Kegiatan:

  1. Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat organisasi NU di tingkat desa dan kecamatan.
  2. Melantik para pengurus ranting dan MWC NU Kecamatan Cikeusik untuk masa khidmat 2025–2030.
  3. Menghidupkan kembali kegiatan pengajian rutin tingkat kecamatan sebagai sarana mempererat silaturahmi antar pengurus dan jamaah NU di wilayah Cikeusik.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, disertai suasana kebersamaan dan semangat keagamaan yang tinggi. Kehadiran Babinsa Koramil 0116/Cikeusik, Sertu Eri Piatna, juga menunjukkan dukungan nyata TNI terhadap kegiatan sosial-keagamaan di masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas antara aparat dan tokoh agama dalam membangun persatuan umat.

 

Anda mungkin juga suka...

TNI

LIPUTAN BANTEN.COM//Serang – Pembangunan jembatan perintis yang menghubungkan Kampung Teritih Atas dan Teritih Bawah di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tengah dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kodim 0602/Serang, Kamis (9/4/2026). Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Cidurian ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil. Di lokasi kegiatan, terlihat personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembuatan rangka besi sebagai struktur utama jembatan, serta melakukan persiapan pengecoran. Selain itu, alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pembangunan agar berjalan lebih efektif dan efisien. Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kopka Sigit, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. “Kami bersama warga terus bergotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu. Harapannya, jembatan ini nantinya dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam akses ekonomi dan pendidikan,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M. menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan di daerah. “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami akan terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung antar wilayah yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan mobilitas warga—baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial—dapat berjalan lebih lancar. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Pembangunan jembatan penghubung Teritih Atas dan Teritih Bawah ini diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antar kampung di Desa Ciagel.Reporter Dede sudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *