Pandeglang – Pada hari Kamis, 27 November 2025 pukul 10.30 WIB, Babinsa Koramil 0106/Cikeusik bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan pendampingan warga dalam penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kampung Lebak Waru RT 03 RW 02, Desa Sumurbatu, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Dalam kegiatan pendampingan tersebut, Babinsa Koramil 0106/Cikeusik bersama tim dari Puskesmas Cikeusik mendatangi rumah warga penyandang ODGJ dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan dasar, pendataan, serta memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur demi menjaga keselamatan pasien dan keluarga.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Sdr. Asep (TKSK Cikeusik)
Briptu M. Abnu Misbahudin (Bhabinkamtibmas)
Serda Wasim (Babinsa Koramil 0106/Cikeusik)
Sdr. Ahmad Gusti (Tenaga Kesehatan Puskesmas Cikeusik)
Sdr. Edi (Ketua RW 02)
Sdr. Karya (Linmas)
Sdr. Jai (ODGJ)
Masyarakat Desa Sumurbatu
Identitas ODGJ:
Nama : Jai bin Sarinta (Alm.)
TTL : Pandeglang, usia sekitar 30 tahun
Alamat : Kp. Lebak Waru RT 003 RW 002, Desa Sumurbatu, Kec. Cikeusik, Pandeglang – Banten
Rangkaian Kegiatan:
Tim gabungan melakukan kunjungan langsung ke kediaman ODGJ.
Pemberian penanganan medis awal oleh tenaga kesehatan Puskesmas Cikeusik.
Pendataan identitas dan kondisi perkembangan ODGJ.
Penyampaian himbauan kepada keluarga agar selalu berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan aparat desa bila terjadi perubahan kondisi atau memerlukan penanganan lanjutan.
Kegiatan pendampingan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan TKSK bersama tenaga kesehatan mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai membantu meringankan beban keluarga serta meningkatkan rasa aman di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, Koramil 0106/Cikeusik menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan, serta memastikan setiap warga mendapatkan perhatian dan penanganan yang layak, termasuk mereka yang membutuhkan penanganan khusus seperti ODGJ.

