TAK BERKATAGORI

Mahasiswa Coba Trobos Barikade Polisi Saat Demo di Depan Pintu Pemerintahan Provinsi Banten

Serang, LB – Aksi unjuk rasa HUT Banten ke-24 yang digelar oleh ratusan mahasiswa di depan gedung Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten diwarnai kericuhan, tiga orang luka dan satu diantaranya luka parah.Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi unjuk rasa tersebut digelar di depan pintu gerbang Pemprov Banten, hingga kemudian para massa aksi menerobos masuk.

Saat penerobosan itulah ada tiga orang massa aksi yang mengalami kecelakaan, satu diantaranya terluka parah. Saat ini satu orang tersebut dilarikan ke RS. Bhayangkara.Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) Komisariat Untirta, Syahrul Afandi, mengatakan bahwa pihak kepolisian yang berkapasitas mengamankan jalannya aksi tapi melakukan tindakan represif terhadap massa aksi.“Kawan-kawan kita yang sampai dipukuli oleh pihak kepolisian, sampai saat ini masih terdampar di belakang ada yang luka-luka parah oleh pihak kepolisian,” ujarnya.Syahrul yang juga merupakan bagian dari Aliansi Primordial Banten itu mengungkapkan, tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian tersebut merupakan tindakan yang tidak dibenarkan.“Hari ini pihak kepolisian tidak punya hati, sehingga mereka menggunakan alat-alat kepolisian untuk melukai para mahasiswa,” tuturnya.Syahrul menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan undur diri dari medan aksi, karena aspirasi serta tuntutan yang pihaknya bawa belum tersampaikan.“Kami sampai hari inipun tidak akan pulang sebelum tuntutan kami tersampaikan, karena memang kami sudah ada korban disini,” tegasnya.“Kita akan berjuang melawan polisi-polisi yang ada di depan, setelah kawan-kawan kita yang memang terluka hari ini. Kita harus minta pertanggungjawaban dari pihak kepolisian,” tandasnya.

Anda mungkin juga suka...

TAK BERKATAGORI

LIPUTAN BANTEN.COM//Serang – Pembangunan jembatan perintis yang menghubungkan Kampung Teritih Atas dan Teritih Bawah di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tengah dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kodim 0602/Serang, Kamis (9/4/2026). Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Cidurian ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil. Di lokasi kegiatan, terlihat personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembuatan rangka besi sebagai struktur utama jembatan, serta melakukan persiapan pengecoran. Selain itu, alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pembangunan agar berjalan lebih efektif dan efisien. Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kopka Sigit, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. “Kami bersama warga terus bergotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu. Harapannya, jembatan ini nantinya dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam akses ekonomi dan pendidikan,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M. menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan di daerah. “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami akan terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung antar wilayah yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan mobilitas warga—baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial—dapat berjalan lebih lancar. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Pembangunan jembatan penghubung Teritih Atas dan Teritih Bawah ini diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antar kampung di Desa Ciagel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *