POLRI

Ngariung Iman Ngariung Aman ,Kapolres Serang Gelar Bansos Bersama Marbot Masjid,Pemandi Jenazah dan Penggali Kubur

liputanbanten.com, SERANG – Dalam rangka menjalin silaturahmi, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko ngobrol bareng dengan puluhan pemandi jenazah, penggali kubur serta marbot masjid warga Desa dan Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam program Ngariung Iman Ngariung Aman ini digelar di halaman Mapolsek Petir, Minggu 6 Oktober 2024 sore. Turut mendampingi Kasatintelkam AKP …

NASIONAL

Jokowi Pastikan Keppres Pemindahan Ibu Kota ke IKN Akan Ditandatangani Prabowo

Liputanbanten.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi kode tidak menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Jokowi menginginkan infrastruktur dan ekosistem yang perlu siap lebih dahulu di IKN. “Sekali lagi saya sampaikan, memindahkan Ibu Kota itu tidak hanya urusan fisiknya saja. tapi membangun ekosistemnya itu yang perlu, …

TNI

Kodim 0602/Serang Gelar Makan Siang Gratis di SDN 1 Cipocok Jaya

SERANG, liputanbanten.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0602/Serang menggelar program makan siang gratis di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Cipocok Jaya , Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, baru-baru ini. Program ini merupakan program pemerintah pusat untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak-anak sekolah dasar melalui pemberian asupan makanan bergizi. Pelaksanaan uji coba ini diharapkan dapat menjadi …

TAK BERKATAGORI

Ketua DWP Banten Tine Al Muktabar: Pola Asuh Tepat dan Disiplin Hindarkan Anak Kecanduan Gadget dan Internet

Serang, BL – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengatakan, peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam memberikan pola asuh agar tumbuh kembang anak menjadi optimal. Orang tua memberikan contoh kedisiplinan dan model bagaimana memanfaatkan gadget.

“Anak-anak merupakan salah satu aset bangsa untuk penerus bangsa dalam mengawal Indonesia Emas 2045,” ungkap Tine Al Muktabar. Usai membuka Webinar Dampak Kecanduan Gadget Bagi Kesehatan Mental yang digelar DWP Provinsi Banten secara virtual di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No.5 Kota Serang, Jumat (4/10/2024).

“Untuk mengantisipasi kecanduan gadget pada anak-anak, orang tua harus bisa mendidik dengan pola asuh yang benar dan memberi contoh. Bagaimana mereka bisa memperlakukan kedisiplinan dalam menggunakan gadget,” sambungnya.

Selanjutnya, Tine juga menyampaikan bahayanya kecanduan atau adiksi gadget dan internet sama dengan berbahayanya adiksi narkoba. Yang mampu memberikan dampak terhadap berkurangnya konsentrasi, tidak bisa mengambil keputusan bahkan bisa terjadinya kerusakan otak pada area tertentu.

“Diharapkan DWP mampu menjadi motor penggerak di keluarganya dan di lingkungannya, bagaimana memanfaatkan gadget yang memberikan nilai dampak yang positif dengan cara pemanfaatan yang tepat dan tidak berlebihan,” katanya.

Selain itu, kata Tine, dalam mengawal Indonesia Emas 2045. Orang tua harus mampu menerapkan pola asuh anak yang tepat dalam memberikan contoh kedisiplinan dan model bagaimana memanfaatkan gadget dengan memberi dampak yang positif dan tidak berlebihan.

“Jika ada anak-anak yang kelihatan memiliki kecanduan gadget dapat sedini mungkin untuk segera ditangani, bagaimana ada langkah-langkah agar tidak menjadi kerusakan otak yang lebih parah lagi,” jelasnya.

Sementara, Pakar Kedokteran Universitas Indonesia (UI) Kristiana Siste Kurniasanti dalam paparannya menyampaikan adiksi atau kecanduan merupakan penyakit kronis yang melibatkan interaksi kompleks antara sirkuit otak, genetik, lingkungan, dan pengalaman hidup seseorang.

“Remaja berisiko lebih besar mengalami kecanduan karena area otak bagian depan yang mengatur emosi, menilai situasi, dan pengambilan keputusan, masih berkembang,” ujarnya.

Sedangkan, untuk kecanduan internet
merupakan pola penggunaan jaringan internet yang berlebihan dan pikiran terus-menerus untuk selalu menggunakan internet secara tidak sehat. Adapun ragam kecanduan internet di antaranya kecanduan judi, kecanduan game online, kecanduan media sosial, kecanduan pornografi dan kecanduan belanja online.

“Dampak kecanduan internet dari segi fisik yaitu sering lelah dan mengantuk, gangguan penglihatan dan peningkatan/penurunan berat badan. Sedangkan dari segi kesehatan jiwa dapat berdampak dengan mudah marah, cemas, agresif hingga kesehatan,” katanya.

“Kemudian dampak sosial yang disebabkan dari kecanduan internet, diantaranya terganggunya hubungan dengan keluarga dan teman, serta mampu menimbulkan masalah di pekerjaan atau sekolah,” sambungnya.

Selanjutnya, Kristiana Siste Kurniasanti menuturkan terdapat panduan konsensus dalam mencegah kecanduan internet. Mulai dari memperbaiki gaya hidup dengan menjadwalkan aktivitas setiap hari dan melakukan perawatan diri dengan melatih teknik relaksasi dalam mengurangi stres.

“Atur penggunaan dan pantau diri dalam penggunaan gadget, tetap berkomunikasi dengan teman, dan keluarga serta cari bantuan profesional bila dibutuhkan,” pungkasnya.

POLRI

Kapolda Banten bersilaturahmi ke Pondok Pesantren As-Salam

ditengah masyarakat, untuk melaksanakan ibadah sholat berjamaah agar selalu mendapatkan karunia dan berkah dari Allah SWT serta menumbuhkan rasa aman dan nyaman karna kehadiran Polri dapat di rasakan oleh masyarakat,” terangnya.

Diakhir Kapolda berharap situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten dapat terus terjaga terutama menjelang Pilkada 2024 yang akan datang.

TAK BERKATAGORI

HUT ke-24 Provinsi Banten, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Maknai Kinerja dan Capaian Pembangunan

Serang, LB – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Provinsi Banten sebagai capaian pembangunan, apresiasi hingga penghargaan atas kinerja yang telah diraih oleh para pemimpin baik tingkat pusat yang telah berkontribusi terhadap pembentukan dan pembangunan Provinsi Banten hingga seluruh para Kepala Daerah yang terdahulu dan Kepala Daerah saat ini di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, bukan hanya itu, selama 24 tahun Provinsi Banten berdiri kinerja dan capaian juga disampaikan kepada para Kepala Desa/Kelurahan, Aparatur Sipil Negara Provinsi/Kabupaten/Kota se Provinsi Banten, serta seluruh elemen masyarakat.

Hal itu dikatakan Al Muktabar dalam amanat Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-24 Provinsi Banten di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B, Curug Kota Serang, Jumat (4/10/2024).

“Apresiasi dan penghargaan kita sampaikan kepada seluruh elemen yang berkontribusi atas capaian dan kinerja dalam penurunan stunting, gizi buruk, kemiskinan ekstrem, pembangunan, kesejahteraan masyarakat dan lain sebagainya,” ungkap Al Muktabar.

“Tentu masih banyak hal lain yang harus kita giatkan, 24 tahun berdiri Provinsi Banten kita harus tetap berkinerja lebih ekstra lagi, karena tantangan akan semakin dinamis baik di wilayah Provinsi Banten, nasional hingga global. Kita akan bekerja keras untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

“Bersama-sama berbagai agenda tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota serta agenda nasional kita sukseskan. Kerja keras kita menciptakan kondisi aman, damai dan tertib itu yang kita sebut stabilitas daerah. Dan itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” terangnya.

Pada Upacara Peringatan HUT ke 24 Provinsi Banten diberikan penghargaan atas penilaian kinerja kepada 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di Provinsi Banten Tahun 2024 kepada Kota Tangerang sebagai peringkat pertama kategori dukungan pimpinan daerah dan kategori inspiratif, Kota Tangerang Selatan sebagai peringkat kedua kategori inovatif, Kabupaten Serang sebagai peringkat ketiga kategori tren penurunan stunting dan kategori inovatif, serta diberikan juga penghargaan kepada Kabupaten Tangerang kategori inovatif, Kabupaten Lebak kategori dukungan pimpinan daerah, Kota Cilegon kategori inspiratif, Kota Serang kategori tren penurunan stunting dan Kabupaten Pandeglang kategori tren penurunan stunting.

Selain itu diberikan juga penghargaan yang telah berkontribusi aktif dalam ajang Paralegal Justice Award Tahun 2023 dan 2024 kepada 17 Kepala Desa dan Kelurahan se Provinsi Banten.

TAK BERKATAGORI

Mahasiswa Coba Trobos Barikade Polisi Saat Demo di Depan Pintu Pemerintahan Provinsi Banten

Serang, LB – Aksi unjuk rasa HUT Banten ke-24 yang digelar oleh ratusan mahasiswa di depan gedung Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten diwarnai kericuhan, tiga orang luka dan satu diantaranya luka parah.Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi unjuk rasa tersebut digelar di depan pintu gerbang Pemprov Banten, hingga kemudian para massa aksi menerobos masuk.

Saat penerobosan itulah ada tiga orang massa aksi yang mengalami kecelakaan, satu diantaranya terluka parah. Saat ini satu orang tersebut dilarikan ke RS. Bhayangkara.Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) Komisariat Untirta, Syahrul Afandi, mengatakan bahwa pihak kepolisian yang berkapasitas mengamankan jalannya aksi tapi melakukan tindakan represif terhadap massa aksi.“Kawan-kawan kita yang sampai dipukuli oleh pihak kepolisian, sampai saat ini masih terdampar di belakang ada yang luka-luka parah oleh pihak kepolisian,” ujarnya.Syahrul yang juga merupakan bagian dari Aliansi Primordial Banten itu mengungkapkan, tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian tersebut merupakan tindakan yang tidak dibenarkan.“Hari ini pihak kepolisian tidak punya hati, sehingga mereka menggunakan alat-alat kepolisian untuk melukai para mahasiswa,” tuturnya.Syahrul menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan undur diri dari medan aksi, karena aspirasi serta tuntutan yang pihaknya bawa belum tersampaikan.“Kami sampai hari inipun tidak akan pulang sebelum tuntutan kami tersampaikan, karena memang kami sudah ada korban disini,” tegasnya.“Kita akan berjuang melawan polisi-polisi yang ada di depan, setelah kawan-kawan kita yang memang terluka hari ini. Kita harus minta pertanggungjawaban dari pihak kepolisian,” tandasnya.