KEAGAMAAN,SOSIAL,TNI

Sertu Eri Piatna Babinsa Koramil 0116/Cikeusik Kodim 0601/Pandeglang Gelar Santunan untuk 11 Anak Yatim di MIS Athorqyah

 

Pandeglang, 30 Agustus 2025 – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Sertu Eri Piatna, Babinsa Koramil 0116/Cikeusik Kodim 0601/Pandeglang. Pada hari Sabtu (30/8), ia melaksanakan kegiatan santunan kepada anak yatim dan yatim piatu di Sekolah MIS Athorqyah yang berlokasi di Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Dalam kegiatan sosial tersebut, sebanyak 11 siswa dan siswi penerima santunan terlihat antusias dan bahagia menerima bantuan. Santunan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan mereka sekaligus memberikan motivasi agar tetap semangat menimba ilmu meskipun dalam keterbatasan.

Kepala Sekolah MIS Athorqyah, Zezen Arzeni, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian Babinsa bersama para donatur. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Sertu Eri Piatna dan para donatur yang telah peduli kepada anak-anak kami. Santunan ini sangat bermanfaat bagi mereka, baik dari sisi moral maupun material, karena perhatian seperti ini mampu menumbuhkan semangat belajar sekaligus mengurangi beban keluarga,” tuturnya.

Sementara itu, Sertu Eri Piatna menegaskan bahwa kegiatan berbagi kepada anak yatim sudah menjadi agenda rutinnya setiap bulan. Menurutnya, santunan tersebut tidak hanya disalurkan di MIS Athorqyah, tetapi juga diberikan langsung ke rumah-rumah anak yatim di beberapa desa di wilayah Kecamatan Cikeusik.

“Saya berusaha konsisten menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim setiap bulan. Selain di sekolah ini, saya juga mendatangi langsung rumah mereka agar bantuan bisa tepat sasaran. Terima kasih kepada para donatur yang senantiasa mempercayakan kepada saya untuk menyalurkan sebagian hartanya kepada anak-anak yatim dan yatim piatu,” ungkap Sertu Eri.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan hanya sebatas menyalurkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial serta wujud nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaan. “Sebagai Babinsa sekaligus relawan, saya berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap anak-anak yatim di sekitar kita,” ujarnya.

Liputanbanten.com

Media online yang memberikan informasi yang akurat terpercaya dan edukasi yang bermanfaat untuk masyarakat Banten dan sekitarnya

Anda mungkin juga suka...

TNI

LIPUTAN BANTEN.COM//Serang – Pembangunan jembatan perintis yang menghubungkan Kampung Teritih Atas dan Teritih Bawah di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tengah dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kodim 0602/Serang, Kamis (9/4/2026). Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Cidurian ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil. Di lokasi kegiatan, terlihat personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembuatan rangka besi sebagai struktur utama jembatan, serta melakukan persiapan pengecoran. Selain itu, alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pembangunan agar berjalan lebih efektif dan efisien. Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kopka Sigit, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. “Kami bersama warga terus bergotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu. Harapannya, jembatan ini nantinya dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam akses ekonomi dan pendidikan,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M. menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan di daerah. “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami akan terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung antar wilayah yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan mobilitas warga—baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial—dapat berjalan lebih lancar. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Pembangunan jembatan penghubung Teritih Atas dan Teritih Bawah ini diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antar kampung di Desa Ciagel.Reporter Dede sudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *