TNI

Sinergi Kodim 0602/Serang dan BBWS C3 Banten Diperkuat untuk Tangani Banjir dan Dukung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih

Serang — Kodim 0602/Serang bersama Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWS C3) Banten memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan banjir sekaligus percepatan proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Serang. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Serang, Selasa (6/1/2026).

Komandan Kodim 0602/Serang Kolonel Arm Oke Kistiyanto menegaskan bahwa kolaborasi antara TNI dan BBWS C3 menjadi kunci dalam menjawab tantangan banjir dan keterbatasan sumber daya di lapangan, khususnya di tengah cuaca ekstrem.

 

> “Penanganan banjir dan percepatan KDKMP harus dilakukan secara terpadu. Kodim siap mengerahkan potensi teritorial dan masyarakat melalui karya bakti agar solusi di lapangan berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujar Kolonel Oke.

 

 

Sementara itu, Kepala BBWS C3 Banten Dedi Yudha Lesmana menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan langkah teknis pengendalian banjir, termasuk normalisasi sungai dan penerapan solusi cepat di titik-titik rawan.

 

> “Kami menyiapkan langkah jangka pendek dan berkelanjungan. Penggunaan geobag menjadi salah satu opsi cepat, sembari tetap menyiapkan solusi permanen. Kolaborasi dengan Kodim sangat membantu pada tahap implementasi,” kata Dedi.

 

 

Rapat juga membahas ijin penggunaan lahan BBWS C3 dalam rangka percepatan penyelesaian proyek KDKMP yang terikat jadwal peresmian nasional. Dari empat lokasi yang diajukan, satu proses perijinan telah rampung, sementara tiga lainnya dikejar penyelesaiannya. Ini dilakukan untuk mengejar target tahap pertama pada 31 Januari dan tahap berikutnya pada akhir Maret 2026.

 

Dalam penanganan banjir, kedua pihak sepakat mengedepankan pendekatan cepat dan berkelanjutan, termasuk pelaksanaan karya bakti yang melibatkan masyarakat sebelum bulan puasa. Kolaborasi Kodim 0602/Serang dan BBWS C3 Banten ini menegaskan kehadiran negara dalam menjawab persoalan banjir sekaligus mengawal proyek strategis nasional di daerah.

Liputanbanten.com

Media online yang memberikan informasi yang akurat terpercaya dan edukasi yang bermanfaat untuk masyarakat Banten dan sekitarnya

Anda mungkin juga suka...

TNI

Serang – Pembangunan jembatan perintis yang menghubungkan Kampung Teritih Atas dan Teritih Bawah di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tengah dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kodim 0602/Serang, Kamis (9/4/2026). Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Cidurian ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil. Di lokasi kegiatan, terlihat personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembuatan rangka besi sebagai struktur utama jembatan, serta melakukan persiapan pengecoran. Selain itu, alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pembangunan agar berjalan lebih efektif dan efisien. Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kopka Sigit, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. “Kami bersama warga terus bergotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu. Harapannya, jembatan ini nantinya dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam akses ekonomi dan pendidikan,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M. menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan di daerah. “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami akan terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung antar wilayah yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan mobilitas warga—baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial—dapat berjalan lebih lancar. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Pembangunan jembatan penghubung Teritih Atas dan Teritih Bawah ini diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antar kampung di Desa Ciagel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *