TNI

TMMD TNI Manunggal Membangun Desa Ke 123 Resmi di Buka

LIPUTAN BANTEN. COM // LEBAK – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 0603 Lebak,resmi dibuka oleh PJ Bupati Lebak Gunawan Rusminto di lapangan Kampung Dukuh, Desa Parung Kujang, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak pada Rabu 19 Februari 2025.

 

Upacara pembukaan TMMD ke-123 tingkat Kabupaten Lebak merupakan wujud bakti TNI untuk masyarakat dalam membantu pembangunan di desa yang terisolir, dengan pembuatan Drainase, Pembuatan jembatan di Desa Parung Kujang, dan Betonisasi.

 

Pembukaan TMMD dihadiri unsur Forkompimda Kabupaten Lebak beserta jajaran, selain itu hadir juga Forkompincam Kecamatan Cileles serta Kepala Desa Parung Kujang yang mengikuti pembukaan TMMD ke-123.

 

“Program TMMD ini bukan program baru, ini udah dari pemerintah pusat untuk membantu dan membangun Desa masyarakat di daerah-daerah yang bersinergi dengan TNI yang sudah bekerja lama,” Ujar Komandan Kodim 0603/Lebak Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga.

 

“Kalau keterlibatan pada TMMD ini kita berkolaborasi baik TNI serta Polri yang ada di Lebak itu ada dari Kodim dari Korem 064 Maulana Yusuf juga ada kemudian Cakra juga terlibat, Rekan-rekan dari Polres Lebak juga ada”Sambungnya.

 

Diungkapkan Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga, selain kegiatan pembangunan jembatan. Ada juga kegiatan tambahan yakni pembuatan Sumur Bor untuk masyarakat yang membutuhkan air ditempat tinggalnya.

 

“Ada kegiatan tambahan juga yaitu pembuatan sumur bor untuk warga dan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) untuk warga yang rumahnya rusak,”kata Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga.

 

Sementara, PJ Bupati Lebak, Gunawan Rusminto mengucapkan rasa terimakasih dan syukur atas kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), melalui kegiatan ini niscaya mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat didaerah-daerah.

 

“Terima Kasih untuk program TMMD ini, kegiatan ini merupakan giat kolaborasi antara TNi Polri,Pemerintah Daerah dan masyarakat, karena TNI bukan hanya tugasnya menjaga tetapi bagian dari komunitas untuk membantu rakyat, tentu Pemerintah Daerah sangat mendukung kegiatan ini,” ungkap Gunawan saat sambutan. (Ridwan/Red)

Liputanbanten.com

Media online yang memberikan informasi yang akurat terpercaya dan edukasi yang bermanfaat untuk masyarakat Banten dan sekitarnya

Anda mungkin juga suka...

TNI

Serang – Pembangunan jembatan perintis yang menghubungkan Kampung Teritih Atas dan Teritih Bawah di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tengah dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kodim 0602/Serang, Kamis (9/4/2026). Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Cidurian ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil. Di lokasi kegiatan, terlihat personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembuatan rangka besi sebagai struktur utama jembatan, serta melakukan persiapan pengecoran. Selain itu, alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pembangunan agar berjalan lebih efektif dan efisien. Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kopka Sigit, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. “Kami bersama warga terus bergotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu. Harapannya, jembatan ini nantinya dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam akses ekonomi dan pendidikan,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M. menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan di daerah. “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami akan terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung antar wilayah yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan mobilitas warga—baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial—dapat berjalan lebih lancar. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Pembangunan jembatan penghubung Teritih Atas dan Teritih Bawah ini diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antar kampung di Desa Ciagel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *