TAK BERKATAGORI

Aliansi BEM Banten Gelar Baksos Takjil dan Sahur On The Road

LIPUTAN BANTEN.COM // SERANG, – Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Provinsi Banten yang tergabung dalam Aliansi BEM Banten Bersatu menggelar bakti sosial selama bulan Ramadan dengan membagikan takjil dan makanan sahur secara on the road. Kegiatan ini berlangsung dari 17 hingga 21 Maret 2025 di berbagai titik di Kota Serang menjelang waktu berbuka puasa dan sahur.

 

Koordinator Aliansi BEM Banten Bersatu, Bagas Yunianto, mengatakan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa terutama bagi mereka yang kurang mampu.

 

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kota Serang yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mempererat solidaritas dan memperkuat peran sosialnya di tengah masyarakat, mengingat kondisi ekonomi yang tidak baik-baik saja, sehingga mahasiswa harus hadir ditengah-tengah masyarakat untuk sekedar meringankan beban mereka, ” ungkap Bagas, Rabu (19/3).

 

Aliansi BEM Banten Bersatu terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa, di antaranya Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Universitas Serang Raya (Unsera), Universitas Faletehan, dan Universitas Banten Jaya (Unbaja).

 

Dalam kegiatan ini, mahasiswa turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil di berbagai lokasi strategis di Kota Serang, seperti kawasan alun-alun, terminal, dan persimpangan jalan utama. Sementara itu, makanan sahur dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk pekerja malam, tukang ojek, dan kaum dhuafa.

 

“Kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi juga membangun semangat kepedulian dan kebersamaan. Kami berharap aksi sederhana ini dapat membantu dan menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi di bulan suci ini,” kata Bagas.

 

Aliansi BEM Banten Bersatu berencana melanjutkan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang dengan cakupan wilayah yang lebih luas. Mereka juga mengajak komunitas lain untuk turut serta dalam kegiatan sosial selama Ramadan. (Az/Red)

Liputanbanten.com

Media online yang memberikan informasi yang akurat terpercaya dan edukasi yang bermanfaat untuk masyarakat Banten dan sekitarnya

Anda mungkin juga suka...

TAK BERKATAGORI

LIPUTAN BANTEN.COM//Serang – Pembangunan jembatan perintis yang menghubungkan Kampung Teritih Atas dan Teritih Bawah di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tengah dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kodim 0602/Serang, Kamis (9/4/2026). Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Cidurian ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil. Di lokasi kegiatan, terlihat personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembuatan rangka besi sebagai struktur utama jembatan, serta melakukan persiapan pengecoran. Selain itu, alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pembangunan agar berjalan lebih efektif dan efisien. Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kopka Sigit, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. “Kami bersama warga terus bergotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu. Harapannya, jembatan ini nantinya dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam akses ekonomi dan pendidikan,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M. menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan di daerah. “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami akan terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung antar wilayah yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan mobilitas warga—baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial—dapat berjalan lebih lancar. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Pembangunan jembatan penghubung Teritih Atas dan Teritih Bawah ini diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antar kampung di Desa Ciagel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *