TNI

Masuki Musim Penghujan Kodim 0602/Serang Siagakan Seluruh Babinsa Antisipasi Bencana

Liputanbanten.com//Serang – Pgs. Pasiops Kodim 0602/Serang, Kapten Inf Marjuki, menghimbau kepada seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk melaksanakan siaga bencana di wilayah binaan masing-masing. Instruksi ini disampaikan secara langsung pada kegiatan Apel Babinsa yang digelar di Lapangan Fatahillah Kodim 0602/Serang, Kota Serang, pada Kamis (20/11/2025).

 

 

Himbauan ini merupakan langkah proaktif untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi. Dalam apel tersebut, Kapten Inf Marjuki menekankan pentingnya kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan. Seluruh Babinsa diperintahkan untuk memantau secara ketat kondisi lingkungan dan geografis di desa-desa yang mereka bina. Mereka juga diinstruksikan untuk berkoordinasi erat dengan perangkat desa dan pihak-pihak terkait lainnya guna memetakan titik-titik rawan bencana, seperti banjir, longsor, atau kebakaran.

 

 

Langkah ini diambil menyusul peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi puncak musim hujan akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan. Dengan memperkuat sistem siaga di tingkat desa, diharapkan dampak dari bencana alam yang mungkin timbul dapat diminimalisir. Kehadiran dan peran aktif Babinsa di garis terdepan diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan dan penanganan darurat.

 

 

Dandim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, turut hadir dan memberikan pengarahan dalam apel tersebut. Beliau mendukung penuh instruksi yang disampaikan oleh Pgs. Pasiops dan menegaskan komitmen Kodim untuk melindungi masyarakat. “Kesiapsiagaan adalah kunci. Tugas kita tidak hanya menunggu, tetapi harus aktif mencegah dan mempersiapkan masyarakat,” ujar Dandim.

 

 

Melalui siaga bencana ini, diharapkan seluruh komponen masyarakat dapat bergerak bersama-sama untuk menciptakan ketahanan wilayah. Dengan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, upaya mitigasi bencana di wilayah Kodim 0602/Serang diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi, sehingga keselamatan warga dan aset-aset publik dapat lebih terjamin.

(Red)

Liputanbanten.com

Media online yang memberikan informasi yang akurat terpercaya dan edukasi yang bermanfaat untuk masyarakat Banten dan sekitarnya

Anda mungkin juga suka...

TNI

LIPUTAN BANTEN.COM//Serang – Pembangunan jembatan perintis yang menghubungkan Kampung Teritih Atas dan Teritih Bawah di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tengah dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kodim 0602/Serang, Kamis (9/4/2026). Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Cidurian ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil. Di lokasi kegiatan, terlihat personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembuatan rangka besi sebagai struktur utama jembatan, serta melakukan persiapan pengecoran. Selain itu, alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pembangunan agar berjalan lebih efektif dan efisien. Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kopka Sigit, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. “Kami bersama warga terus bergotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu. Harapannya, jembatan ini nantinya dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam akses ekonomi dan pendidikan,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M. menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan di daerah. “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami akan terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung antar wilayah yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan mobilitas warga—baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial—dapat berjalan lebih lancar. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Pembangunan jembatan penghubung Teritih Atas dan Teritih Bawah ini diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antar kampung di Desa Ciagel.Reporter Dede sudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *