TAK BERKATAGORI,TEMUAN

Minim Papan Informasi, Pengguna Jasa Keluhkan Proyek di Ruang Tunggu ASDP Merak

Cilegon || PT. AMS Anugrah Mitra Sejai sebagai pelaksana pekerjaan di ruang tunggu reguler ASDP Merak seharusnya mematuhi standar yang berlaku, termasuk kewajiban memasang papan informasi proyek. Pemasangan papan informasi sangat penting untuk menjaga transparansi kepada masyarakat terkait jenis pekerjaan, durasi, serta pihak yang bertanggung jawab. Hal ini juga penting untuk menghindari potensi gangguan terhadap pengguna fasilitas umum.

Sabtu (12/10/24)

 

Menanggapi hal ini, Humas PT. AMS, Cecep, menyampaikan bahwa papan informasi sudah dibuat, namun terdapat kesalahan penulisan yang menyebutkan “toilet.” Saat ini, pihaknya tengah memperbaiki kesalahan tersebut. Cecep juga menambahkan bahwa timnya sedang rapat untuk menindaklanjuti masalah ini dan berkomitmen mengkondisikan situasi di lapangan agar papan informasi segera dipasang dengan benar sesuai ketentuan.

 

Keluhan datang dari salah satu pengguna jasa yang hendak menyeberang ke Dermaga 1 bersama keluarganya. Ia menyatakan hampir mengalami insiden karena tidak adanya peringatan atau rambu penghalang terkait pekerjaan yang berlangsung di ruang tunggu. “Tidak ada papan informasi atau rambu penghalang yang menunjukkan adanya pekerjaan. Saya hampir menabrak barang-barang pekerja yang ada di lantai serta para pekerja yang berada di pintu masuk dan keluar,” ungkapnya.

 

Pentingnya transparansi dan langkah-langkah pengamanan ini diharapkan dapat segera diatasi untuk menjaga keselamatan serta kenyamanan penumpang yang menggunakan fasilitas ASDP Merak. (Bdi)

Liputanbanten.com

Media online yang memberikan informasi yang akurat terpercaya dan edukasi yang bermanfaat untuk masyarakat Banten dan sekitarnya

Anda mungkin juga suka...

TAK BERKATAGORI

LIPUTAN BANTEN.COM//Serang – Pembangunan jembatan perintis yang menghubungkan Kampung Teritih Atas dan Teritih Bawah di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tengah dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kodim 0602/Serang, Kamis (9/4/2026). Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Cidurian ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil. Di lokasi kegiatan, terlihat personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembuatan rangka besi sebagai struktur utama jembatan, serta melakukan persiapan pengecoran. Selain itu, alat berat juga dikerahkan guna mempercepat proses pembangunan agar berjalan lebih efektif dan efisien. Babinsa Koramil 0602-19/Cikande, Kopka Sigit, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. “Kami bersama warga terus bergotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu. Harapannya, jembatan ini nantinya dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam akses ekonomi dan pendidikan,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M. menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan di daerah. “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami akan terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung antar wilayah yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan mobilitas warga—baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial—dapat berjalan lebih lancar. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Pembangunan jembatan penghubung Teritih Atas dan Teritih Bawah ini diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antar kampung di Desa Ciagel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *